Karamnya Kapal di Sungai Kapuas, Delapan Warga Flores Ditemukan Meninggal

Ilustrasi /Ist

KAPUAS HULU – Sebanyak delapan orang warga asal Flores, Nusa Tenggara Timur dilaporkan tewas tenggelam di Sungai Kapuas, Kecamatan Semitau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat akibat karamya kapal yang mereka naiki.

Peristiwa karamnya kapal penyeberangan di Sungai Kapuas itu terjadi pada Sabtu (19/11/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari 24 penumpang, 11 orang penumpang di antaranya dilaporkan selamat, 12 penumpang dinyatakan hilang bersama sembilan unit sepeda motor.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Handoyo  mengatakan tim gabungan sudah menemukan delapan orang korban kapal tenggelam di Sungai Kapuas.

“Sudah delapan jenazah ditemukan, tinggal empat orang yang masih dalam pencarian,” kata Handoyo kepada Antara dari Putussibau, Senin (21/1/2019) malam.

Dari delapan korban tersebur, kata dia, sudah teridentifikasi sebanyak tujuh orang, masing-masing.Veronika (33), Julio Waso (6 bulan)i, Alfonsia Helina (41), Aprianus Kansius Lele (7), Corolus Suri (34), Asterius Marianus Lele (30) dan Vincensius Balu (36).

Delapan korban kapal penyeberangan yang karam itu ditemukan dalam keadaan meninggal, dan saat ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap empat korban lainnya.

 

Advertisement