NEW YORK – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi kembali menyuarakan dukungan Indonesia terhadap Palestina dalam Debat Terbuka Dewan Keamanan DK PBB mengenai situasi di Timur Tengah, di New York, Selasa (22/1/2019).
“Saya sengaja hadir pada pertemuan Dewan Keamanan PBB ini untuk menegaskan dukungan penuh Indonesia atas perjuangan Palestina,” tegas Retno.
Pada pertemuan itu, Menlu RI menyampaikan tiga hal yang dinilai perlu mendapat perhatian untuk mendorong penyelesaian konflik antara Palestina dan Israel.
Pertama, mendorong agar semua pihak mematuhi hukum internasional dan resolusi PBB terkait, dan tidak bertindak provokatif.
“Pembangunan permukiman ilegal secara moral dan hukum salah, sehingga harus segera dihentikan,” tegasnya.
Kedua, adalah soal proses perdamaian penyelesaian konflik Palestina-Israel yang memiliki legitimasi, dengan mematuhi parameter internasional yang telah disepakati dan didukung mekanisme multilateral. Indonesia, ujar Retno, prihatin dengan adanya upaya untuk keluar dari prinsip “solusi dua negara” dalam penyelesaian konflik Palestina-Israel.
Sementara yang ketiga adalah soal krisis kemanusiaan berkelanjutan yang dihadapi Palestina, terutama di Gaza akibat blokade Israel yang sudah berlangsung selama 11 tahun.
“Indonesia telah meningkatkan kontribusi kepada UNRWA dan akan terus meningkatkan bantuan kemanusiaan pada Palestina,” ujar Retno, sebagaimana dilansir VOA.





