TANGERANG – Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tangerang semakin bertambah, bahkan pasien yang dirawat di RSU Kota Tangerang Selatan terpaksa dirawat di selasar kamar perawatan anak pavilion anggrek, karena kurangnya kapasitas kamar.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel Imbar Umar Gazali menjelaskan, saat ini kapasitas ruang ranap di RSU Tangsel baru bisa menampung 170 pasien.
Sementara RSU juga tidak memliki kamar khusus pasien DBD, sehingga menempati pavilion rawat anak.
“Kami memang tidak ada fasilitas kamar khusus DBD, maka kami tempatkan saat ini di ranap pavilion anak. Karena kami juga tidak bisa menolak pasien, maka pasien yang masuk saat ini baru bisa terlayani di selasar pavilion anak. Nanti kalau sudah ada yang kosong pasien selanjutnya akan kami rawat di kamar itu,” ucap Imbar, Kamis (31/1/2019).
Saat ini, RSU Tangsel melayani sedikitnya 22 pasien penderita DBD. Jumlah ini bertambah sebanyak sembilan orang sejak Rabu (30/1/2019) kemarin.
“Kemarin masih 15 orang, lalu ada yang pulang dua orang, dan bertambah sembilan orang. Jadi total hari ini kami tangani 22 pasien,” ucap dia, dikutip merdeka.com.
Diungkapkan Imbar, dari 22 pasien DBD yang dirawat, 17 orang diantaranya adalah warga Tangsel dan lima orang yang dari luar Tangsel.





