KULON PROGO – Pengungsi korban banjir di Posko Utama Stadion Cangkring, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami gangguan kesehatan.
Kepala Puskesmas Wates Eko Damayanti mengatakan Puskesmas Wates menerjunkan tim tanggap darurat bencana untuk menangani korban banjir yang mengungsi di Stadion Cangkring.
Ia mengatakan jumlah pasien yang telah diperiksa sebanyak 40 orang, dengan keluhan pusing, mual, dan keluhan sakit perut, dan demam.
Eko mengatakan pihaknya juga akan membuat jadwal petugas piket supaya dapat memantau kesehatan pengungsi, serta melakukan pemantauan di rumah-rumah warga.
“Banjir di Kecamatan Wates ini belum dapat dipastikan kapan dapat diatasi. Namun demikian, kami siap siaga memberikan pelayanan kesehatan kepada korban banjir,” katanya, dikutip Antara.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kulon Progo menyebabkan empat kecamatan terendam banjir. Empat kecamatan tersebut, yakni Pengasih, Wates, Panjatan dan Temon. Kecamatan Wates paling parah terkena dampak banjir, karena jebolnya tanggul Jembatan Sungai Serang yang ada di Dusun Bendungan Kidul, Desa Bendungan, Kecamatan Wates.




