Waspada! Hujan Ekstrim Akibat Bibit Siklon

Ilustrasi pembentukan bibit siklon tropis bisa memicu hujan lebat di sejumlah wilayah di Indonesia

BMKG mengingatkan, menguatnya pembentukan bibit silon tropis di Laut Banda, Selasa lalu (7/5) berpotensi menimbulkan hujan ekstrim di sejumlah wilayah di Indonesia dalam tiga hari ke depan.

Pusaran angin, kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Rabu (8/5) Kamis ini bakal mencapai 65 Km per jam, sehingga dikhawatirkan akan mengakibatkan hujan lebat.

Menurut dia, bibit siklon tersebut bisa mengakibatkan cuaca ekstrim seperti terjadi di wilayah Jakarta, Bengkulu, dan Bogor beberapa hari lalu. Untuk itu, BMKG meminta masyarakat yang berada di bantaran sungai waspada, begitu pula para petugas pintu-pintu air.

Sejumlah wilayah yang diprediksi mengalami hujan ekstrem adalah Maluku bagian tenggara, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Timor Leste.

Hujan tanpa siklon yang turun di Bengkulu, Jakarta dan Bogor  beberapa hari lalu, kata Dwikorita, sempat menimbulkan kerusakan, kerugian dan gangguan,  apalagi saat ini diperkuat dengan adanya siklon.

Untuk itu ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada, bersiap-siap menghadapi kemungkinn turunnya hujan  ekstrim termasuk kemungkinan adanya  pohon-pohon yang tumbang.
BMKG mencatat, apabila berubah menjadi siklon, fenomena cuaca ini merupakan yang kedelapan kalinya sejak 2008. Siklon ini belum memiliki nama karena kategorinya  baru sebatas bibit.

Bibit siklon tersebut dapat memicu pertumbuhan awan semakin intensif sehingga  membahayakan pesawat yang terbang  rendah saat menerobos kumpulan ketebalan awan kumulonimbus  .

BMKG, lanjutnya, akan  mengawal cuaca untuk penerbangan, terutama untuk pesawat yang ingin take off dari darat menuju ketinggian tertentu.

“Kami selalu meng-update informasi setiap 30 menit kepada para awak penerbang,  airline dan kepada  penjaga lalu lintas penerbangan,” jelasnya.

Bibit siklon 93S yang ada di Laut Banda itu berkecepatan angin maksimum 25 knot dan tekanan minimum hingga 1.006 hPa. Bibit siklon ini diprediksi akan menguat dan mencapai intensitas siklon tropis dalam 24-48 jam ke depan.

Siaga sebelum bencana menyambangi!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement