BANDUNG – Anjloknya kereta Lodaya tambahan rute Solo Balapan-Bandung anjlok pada Rabu (29/5) sore di kilometer 193-192 membuat enam kereta harus memutar.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan keenamnya adalah KA Malabar dari Bandung menuju Malang, KA Mutiara Selatan dari Bandung menuju Malang, KA Lodaya dari Bandung menuju Solo Balapan, KA Kahuripan dari Kiaracondong menuju Blitar, KA Turangga dari Bandung menuju Surabaya, dan KA Lodaya Tambahan dari Bandung menuju Solo Balapan.
kibat kejadian tersebut, untuk sementara waktu kereta yang dari Bandung menuju ke arah timur jalurnya akan dialihkan sementara ke utara sampai evakuasi gerbong yang anjlok tersebut selesai.
“Kereta dari arah Bandung menuju timur akan memutar melalui jalur utara ke arah Purwakarta, Cikampek, Cirebon, Purwokerto, langsung ke Kroya untuk selanjutnya kembali ke jalur selatan,” katanya.
“Kereta Turangga adalah kereta pertama yang akan memutar menuju jalur utara dari Stasiun Bandung,” kata Noxy, dikutip Antara.
Dengan kejadian tersebut, pihaknya menyatakan permohonan maaf atas anjloknya kereta Lodaya dan gangguan lain yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut.
“Atas nama perusahaan kami memohon maaf atas terjadinya gangguan perjalanan yang disebabkan anjloknya KA Lodaya Tambahan di antara Stasiun Lebakjero dan Stasiun Nagreg,” kata dia.





