
SEMARANG (KBK) Pasca terbakarnya pasar Johar, Semarang, beberapa waktu yang lalu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang kerap dipanggil Hendi berencana akan memberikan lapak sementara untuk para pedagang yang tokonya terbakar. Hendi mengatakan para pedagang dapat menempati lapak tersebut pada bulan maret 2016.
“Dari Dinas Pasar sudah melayangkan [surat] agar pedagang Pasar Johar segera pindah,” ujarnya, saat meninjau lapak sementara Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang (18/2/2016), seperti diberitakan SemarangPos.com, Jumat (19/2/2016).
Dikatakan Hendi, kawasan MAJT dapat menampung setidaknya 4.000 pedagang. Apabila hingga akhir Maret 2016 para pedagang tidak merespon kebijakan pemerintah tersebut, Pemerintah akan melakukan tindakan tegas.
“Dulu, katanya pemerintah tidak perhatian, dan sebagainya. [Pedagang] pengen dibuatkan relokasi pasar. Sekarang, sudah dibuatkan [lapak sementara], namun tidak ada yang mau mengisi,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Trijoto Sardjoko mengatakan masih ada fasilitas yang kurang di lapak tersebut, seperti tidak adanya talang air.
“Untuk talang air, nanti kami sudah siapkan di APBD perubahan tahun ini. Sebab, di perencanaan dulu memang tidak termasuk ini [talang-red]. Kami sudah sosialisasikan kepada pedagang,” katanya.




