ITALIA – Kapten kapal penyelamat migran ditangkap setelah menentang perintah untuk tetap berada di luar perairan Italia.
Penangkapan tersebut membuat simpati ribuan warga yang berunjuk rasa untuk mendukung kapten Carola Rackete , yang berkewarganegaraan Jerman tersebut.
Rackete hingga kini masih dalam, setelah kapalnya, Sea-Watch 3, menabrak perahu motor polisi perbatasan Italia yang menghalanginya masuk ke pelabuhan di pulau Lampedusa, Italia, pada Rabu (26/6/2019).
Sea-Watch 3 menyelamatkan migran yang terapung di lepas pantai Libya pada 12 Juni dan tetap berada di perairan terbuka setelah ditolak masuk oleh beberapa negara Eropa.
Rackete mengabaikan peringatan Italia dan menuju pulau Lampedusa. Kapten itu “tidak berniat menyakiti siapa pun” dan hanya ingin menurunkan penumpangnya ke darat, ujar pengacara Italia, Salvatore Tesoriero.
Dilaporkan VOA, ddua tokoh radio Jerman menggalang sumbangan untuk Rackete. Hanya dalam 24 jam, sekitar 20 ribu orang memberi sumbangan lebih dari $745 ribu.
Rackete juga mendapat dukungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier.





