Kekeringan, Warga Muara Gembong Manfaatkan Sumur Air Bersih Dompet Dhuafa

Ilustrasi warga Muara Gembong kesulitan air

BEKASI – Warga Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi memanfaatkan sumur air bersih yang didirikan oleh DMC Dompet Dhuafa tiga tahun silam saat kekeringan melanda.

Adidah (36), Salah seorang warga dusun IV Desa Pantai harapan jaya saat didatangi tim Dompet Dhuafa, Selasa (23/7/2019), mengatakan kekeringan sudah melanda desanya sejak tiga bulan terakhir. Ia juga mengaku warga kesulitan mendapatkan air bersih dan lahan persawahan menjadi tandus. Sehingga tidak dapat dikelola sama sekali.

Lebih jauh Adidah menerangkan bencana kekeringan membuat beberapa warga rela membeli air galon untuk keperluan masak dan minum. Dalam satu hari warga bisa membeli 2 hingga 4 galon tergantung kebutuhan. Tentunya sangat memberatkan bagi warga dengan pendapatan yang minim. Ironisnya, tidak sedikit mereka yang sehari-harinya berprofesi sebagai tani, kini berbondong merantau ke Jakarta menjadi buruh bangunan.

Keberadaan sumur dari donatur Dompet Dhuafa, menjadi berkah penuh rasa syukur dari para warga Desa Pantai Harapan Jaya.

“Saya berterima kasih sekali dengan keberadaan sumur ini. Untuk warga yang ekonominya pas-pasan, yang tidak mampu menggali sumur, bisa memanfaatkannya secara gratis, untuk menyuci dan mandi. Sangat membantu sekali,” ungkap Adidah.

Ahmad Baikhaki, selaku koordinator program Kawasan Tanggap Bencana (KTB) Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa  menuturkan, sumur air bersih yang dibangun DMC bersama warga sekitar dapat menampung air hingga 2.200 liter.

Pembangunan sumur air bersih merupakan bentuk upaya meminimalisir resiko bencana kekeringan yang kerap melanda desa. Setiap harinya saat musim paceklik, warga yang memanfaatkan sumur, berjumlah puluhan yang kebanyakan berasal dari Dusun IV Desa Pantai Harapan Jaya.

Advertisement