WASHINGTON – Senat Amerika Serikat gagal melawan veto yang dikeluarkan Trump setelah adanya pengajuan larangan penjualan senjata senilai US$81 miliar atau setara Rp113,1 triliun ke Arab Saudi.
Sebelumnya Kongres memutuskan memblokir penjualan senjata sebagai satu langkah yang dianggap sebagai sentilan bagi Presiden Donald Trump.
Trump dianggap terlalu lembek terhadap Saudi ketika kasus pembunuhan Jurnalis The Washington Post Jamal Khashoggi mencuat.
Para pengkritik juga mengatakan penjualan senjata hanya akan memperburuk perang di Yaman.
Arab Saudi memimpin koalisi yang didukung AS dalam pertempuran melawan pemberontak Houthi yang disokong Iran. PBB menyebut perang tersebut telah memicu krisis kemanusiaan terparah di dunia.
Senator Demokrat Ben Cardin mengatakan, dengan tidak menghalangi penjualan, Partai Republik telah “melepaskan tanggung jawab yang diamanatkan konstitusi” untuk melakukan pengawasan.
“Kami memiliki kewajiban hukum dan moral untuk memastikan bahwa senjata AS tidak digunakan untuk menindas hak asasi manusia atau melakukan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah,” kata Cardin, dikutip CNN.





