BANTEN – Dompet Dhuafa memantau kejadian pasca gempa di Kampung Air Jeruk, Desa Ranca Pinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang.
“Jadi tadi kita lagi makan di posko KKN. Tiba-tiba ada gempa yang besar banget sampai genteng-genteng posko pada runtuh. Lalu selang beberapa menit, setelah Sholat Isya berjamah, kami memutuskan untuk naik ke bukit. Menggunakan mobil pick-up. Alhamdulillah semua personel KKN sudah kumpul dan sekarang lagi di bukit. Rame banget. Nyaris semua warga ada di kampung tersebut. Sedangkan kampung dalam keadaan kosong dan mati lampu,” ujar Aisyah, selaku relawan Rumah Konseling Dompet Dhuafa Banten yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Kampung Air Jeruk, Jumat (2/8/2019) malam.
Di Kampung Kopi, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, juga mengalami kondisi serupa. Semua warga yang berada di pinggir pantai sudah mengungsi ke masjid di Kampung Kopi.
“Orang-orang sudah pada mengungsi. Semua pada lari. Udah nggak peduliin semua,” ujar Rika, yang juga relawan Rumah Momong Dompet Dhuafa Banten di Kampung Kopi.
Tim Disaster Management Center Dompet Dhuafa sudah memberangkatkan relawan bersama kawan-kawan dari Dompet Dhuafa Banten.
“Tim sebanyak sepuluh personil sudah bergerak ke lokasi,” ujar Ellin Akbar, dari Dompet Dhuafa Banten melalui pesan singkat yang diterima Fajar dari redaksi Dompet Dhuafa.





