Situasi di Jayapura Dipastikan Sudah Kondusif

Ilustrasi kerusuhan di Jayapura, Kantor LKBN Antara dibakar massa di Jayapura/ Antara

PAPUA – Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Rudolf A Rodja menegaskan bahwa situasi dan kondisi di Kota Jayapura sangat kondusif pascaaksi demo tolak rasisme yang berujung anarkistis pada Kamis pekan lalu.

Menurutnya kedua kelompok bisa kita beri pengertian dan mereka bisa mengerti serta menyerahkan semua persoalan ini kepada aparat keamanan baik Polri maupun TNI.

“Saya sangat menyayangkan aksi demo yang awalnya para korlap sudah berkoordinasi dengan kami dari kepolisian untuk melaksanakan demo damai tidak ada aksi. Bahkan kami mengawal para pendemo, namun kami sangat menyesalkan dari apa yang telah dilakukan oleh para pendemo kemarin,” katanya, dialog interaktif di RRI Jayapura, Kota Jayapura, dilansir Republika.co.id, Senin (2/9/2019).

Yang terjadi, kata dia, para pendemo melakukan tindakan anarkistis. Bahkan banyak yang menjadi korban penjarahan, pembakaran, pengerusakan, bahkan juga penganiayaan.

“Kami sudah menyidik sebanyak 28 orang untuk diperiksa dan didalami baik penganiayaan dan pengerusakan. Saya sebagai Kapolda Papua juga sudah mengeluarkan maklumat, bahwa tidak boleh ada lagi selebaran, aksi demo lagi,” katanya.

Bilamana maklumat tersebut tidak diindahkan, lanjut dia, maka pihak kepolisian didukung TNI akan melakukan tindakan tegas.

Advertisement