Abu Sayyaf Sandera 15 Warga Asing, 3 Terancam Eksekusi

3 Warga negara asing terancam eksekusi oleh Kelompok Abu Sayyaf. Foto: CNN

MANILA (KBK) – Militer Filipina memastikan, kelompok Abu Sayyaf masih menahan 15 warga negara asing.

Juru bicara Militer Filipina (Armed Forces of the Philippines-AFP), BGen. Restituto Padilla dan Kolonel Benjamin Hao mengungkap, 15 warga negara asing tersebut berasal dari Belanda (1), Italia (1), Kanada (2), Norwegia (1) dan Indonesia (10).

Data ini belum termasuk empat warga Malaysia yang menjadi korban penculikan di lepas pantai timur Sabah.

AFP masih belum mengonfirmasi apakah empat WN Malaysia itu berada di tangan kelompok Abu Sayyaf, meski dugaan kuat mengarah ke sana.

Kemarin, Jumat 8 April, kelompok Abu Sayyaf berjanji akan mengeksekusi tiga dari 15 sandera tersebut, seperti ancaman yang sudah mereka edarkan sejak Maret lalu. Mereka adalah dua Kanada dan satu Norwegia.

Namun sampai berita ini diturunkan KBK belum mendapat kabar terbaru tentang nasib 3 sandera yang direncanakan dieksekusi tersebut.

“Uang tebusan adalah motivasi utama penculikan dan penyanderaan ini. Kami tidak akan takut dengan ancaman tersebut dan akan tetap fokus pada misi kami, menyelamatkan sandera dan membuat penjahat itu bertanggung jawab atas perbuatan jahat mereka,” tandas Padilla, sepeti dikutip dari CNN Philippines, Jumat (8/4/2016).

Halaman Berikut : Ini Nama Warga Asing yang Disandera Abu Sayyaf

Advertisement