Ada 642 Titik Rawan Bencana Alam di Jalur Rel KA

Ilustrasi

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengidentifikasi daerah rawan bencana alam di sepanjang jalur rel kereta api (KA). Hasilnya, terdapat 642 titik rawan yang dilewati oleh perlintasan KA untuk wilayah Jawa dan Sumatera.

‎Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kemenhub, M Popik Montanasyah mengatakan, titik rawan longsor tersebut mencakup banjir, tanah longsor atau amblas dan pohon tumbang.

“Kami sudah identifikasi titik-titik rawan longsor. Kami bukan hanya identifikasi, petugas ditambah.‎ Kami minta Balai dan Daop (Daerah Operasi KAI) antisipasi, baik SDM maupun sarana. Dengan PT KAI, kami juga tempatkan orang di daerah-daerah rawan tersebut,” ujarnya seperti diansir Liputan6 (7/6).

Titik rawan bencana alam yang menjadi perhatian Ditjen Perkeretaapian antara lain Porong, Jawa Timur dan Semarang, Jawa Tengah.

“Di Jawa Timur ada beberapa, seperti Porong kita pantau. Di Semarang itu banjir rob, ini kan terjadi terus. Kalau tidak bisa dilewati, kita ganti dengan angkutan lain. Di Madiun ada kereta cadangan‎. Tapi rawan ini bukan hanya terkait bencana alam, ini dijaga,” kata dia.

Advertisement