Ade Kuswara Kunang Diamankan Bersama Sang Ayah

JAKARTA, KBKNEWS.id – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bersama ayahnya, HM Kunang, dalam operasi senyap yang digelar pada 17–18 Desember 2025.

Keduanya kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, tanpa melalui pintu utama.

Penangkapan orang nomor satu di Kabupaten Bekasi ini menjadi sorotan karena dilakukan secara tertutup dan luput dari pantauan media. Ade Kuswara Kunang bahkan masuk ke gedung KPK melalui akses non-utama lantaran penyidik masih memburu target lain dalam operasi tersebut.

Politikus PDI Perjuangan itu kini menjalani pemeriksaan intensif bersama sang ayah. KPK belum mengumumkan status hukum keduanya, namun rangkaian OTT ini disebut melibatkan sejumlah pihak lintas institusi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo,dilansir Tribunews, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 10 orang telah diamankan dalam operasi tersebut.

Kasus yang menjerat Ade Kuswara Kunang disinyalir memiliki konstruksi perkara yang kompleks. Penyidik mendalami adanya persilangan antara dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan indikasi pemerasan oleh oknum kejaksaan.

Sumber menyebut, dugaan pemerasan tersebut diduga dilakukan melalui perantara ayah Ade Kuswara Kunang. Dalam skema ini, sang bupati diduga memiliki peran ganda, baik sebagai pihak yang memberi maupun menerima dalam perkara korupsi.

Sebagai bagian dari penyidikan, KPK telah menyegel ruang kerja Bupati Bekasi serta kantor Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi. Penyegelan dilakukan untuk mengamankan dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara.

Hingga kini, KPK masih mengembangkan penyidikan dan memburu pihak lain yang diduga terlibat, termasuk oknum aparat penegak hukum yang disebut dalam operasi senyap tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here