KUNDUZ – Jumlah korban jiwa akibat serangan bom bunuh diri di Kota Kunduz, Afghanistan, meningkat menjadi delapan orang, menurut pernyataan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.
“Kemarin kita menyaksikan insiden yang menyayat hati di Kota Kunduz. Delapan orang, termasuk mujahidin dan warga sipil, yang menjadi martir, dan sejumlah warga lainnya terluka,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan seperti dikutip stasiun radio Salam Watandar, Rabu (12/2/2025).
Saat ini, pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan yang diawasi secara ketat oleh pasukan keamanan. Berdasarkan informasi awal, serangan tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan pihak luar negeri, tambahnya.
Insiden ini terjadi pada Selasa pagi, ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di depan salah satu cabang Bank Kabul di Kota Kunduz. Saat kejadian, sejumlah pegawai pemerintah sedang berkumpul di lokasi untuk menerima gaji mereka.
Kelompok teroris ISIS, yang dilarang di Rusia, telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.





