AFRIKA – Seorang bayi laki-laki ditemukan masih hidup setelah ia dikubur selama tiga hari di dalam tanah oleh ibunya sendiri, di dekat pabrik di kota Paddock, di Provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan bagian timur.
Seorang pekerja pabrik tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi dari dalam tanah, dan bersama teman-temannya ia berhasil menemukan anak laki-laki itu di bawah pasir dan kayu.
Wanita berusia 25 tahun, dari kota Izingolweni di Distrik Ugu KwaZulu-Natal, mengaku kepada polisi bahwa ia yang telah mengubur anaknya.
Kapten Gerald Mfeka mengatakan, “Mereka mencari dan menemukannya tersembunyi di bawah beberapa kayu, ditutupi pasir.” ujarnya.
“Saat mendengar keributan itu, sang ibu mengaku bahwa anak itu miliknya. Ia menjelaskan bahwa ia takut jika orangtuanya mengetahui ia memiliki bayi ia akan dimarahi.
“Ini adalah anak keduanya, yang lebih tua berusia empat tahun, dan dia merasa orang tuanya tidak mau ia memiliki bayi lagi,” ungkapnya, dilansir The Sun, Jumat (21/4/2017).
Kini bayi itu ditempatkan di unit perawatan intensif di Rumah Sakit Regional Port Shepstone terdekat.





