JEMBER – Longsor menimbun akses jalan di kawasan Gunung Gumitir yang terletak di perbatasan Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jumat (16/3/2018) sore.
“Hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Gumitir menyebabkan tanah longsor dengan ketinggian 12 meter dan lebar 7 meter ke arah jalan, sehingga menutupi jalan dan merobohkan sebuah kayu berdiameter 60 cm,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo di Jember, Jumat malam.
Menurutnya, tanah longsor tersebut menyebabkan jalan penghubung Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi macet total sepanjang lebih dari 3 kilometer karena kendaraan roda empat dan roda dua harus menunggu proses pembersihan tanah longsor dan pohon tumbang.
“Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana bersama anggota Polsek dan warga melakukan pembersihan material longsor, pemotongan kayu, dan pengaturan lalu lintas, sehingga untuk sementara kendaraan roda dua yang bisa melalui jalur tersebut,” tuturnya, dilansir Antara.
Ia menjelaskan kawasan Gunung Gumitir merupakan daerah yang rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang karena merupakan kawasan tebing yang struktur tanahnya labil, sehingga hujan deras yang mengguyur selama beberapa jam bisa berdampak terjadinya tanah longsor di jalur perbatasan Kabupaten Jember dengan Banyuwangi itu.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor di kawasan Gunung Gumitir karena saat bencana terjadi kondisi jalan sepi, namun berdampak pada kemacetan panjang dan mengular di jalur perbatasan Jember-Banyuwangi itu,” ujarnya.
Informasi yang dihimpun di lapangan, petugas bersama aparat kepolisian memberlakukan sistem buka tutup di jalur Gunung Gumitir untuk mengurai kemacetan dan kepadatan kendaraan yang mengular tersebut.





