Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Cukup Tinggi

YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi dan dinyatakan masih dalam status waspada atau level II.

Melalui akun twitter BPPTKG menyebut berdasarkan pengamatan dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sleman selain berkabut, Senin pagi Merapi berkabut ddengan suhu udara di gunung teraktif di Indonesia itu tercatat 19,4 derajat Celcius, kelembaban 87 persen RH, tekanan udara 919.8 HPA, dan angin tenang.

Sementara itu, laporan terakhir berdasarkan pemantauan BPPTKG pada 8 Juli 2018 pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB menyebutkan masih terekam adanya aktivitas kegempaan di Gunung Merapi. Di antaranya gempa guguran terjadi sebanyak dua kali dengan amplitudo 1,5-4 mm, dan durasi 23-38 detik, gempa hybrid atau gempa fase banyak 1 kali dengan amplitudo 2 mm, dan durasi 8,1 detik, dan gempa tektonik jauh empat kali dengan amplitido 1,1-25 mm, dan durasi 59-136,76 detik.

Dengan status masih waspada level II, kegiatan pendakian Gunung Merapi hingga saat ini tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

“Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk. Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi,” demikian imbauan BPPTKG, dikutip Antara.

Gunung Merapi yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah terakhir meletus tiga kali pada 1 Juni 2018.

Advertisement