JAKARTA – Setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia akan tercatat, baik itu positif atau negatif. Konsekuensinya, kita akan mendapatkan balasan, sekecil apapun tindakan tersebut.
Oleh karena itu, untuk meraih surga Allah, kita perlu giat dalam melakukan perbuatan baik. Terlebih, tindakan baik tersebut tidak hanya memberikan keuntungan pahala, tetapi juga manfaat lainnya, baik secara spiritual maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya, pelaksanaan salat sebagai kewajiban umat Islam yang menjadi fondasi agama. Selain mendapatkan pahala besar sebagai investasi di akhirat, gerakan dalam salat juga memberikan manfaat fisik bagi tubuh manusia.
Hal ini menunjukkan bahwa amalan tidak hanya berdampak positif di akhirat, melainkan juga memberikan kebaikan di dunia.
Mengabaikan suatu amalan dianggap sebagai tindakan merugikan karena Allah senantiasa mengawasi dan adil terhadap semua makhluk-Nya. Bahkan, amalan yang dianggap sederhana oleh manusia dapat memiliki pahala besar.
Merujuk pada buku 200 Amal Saleh Berpahala Besar susunan Abdillah F Hasan, ada sejumlah amalan sederhana yang berpahala besar. Apa saja? Simak bahasannya berikut ini.
1. Mengawali Aktivitas dengan Basmalah
Amalan sederhana yang diganjar pahala besar ialah membaca basmalah sebelum memulai aktivitas. Amalan tersebut bahkan dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda:
“Setiap amalan yang terdapat kepentingan di dalamnya jika tidak dimulai dengan (menyebut) nama Allah maka terputus (keberkahannya).” (HR Abu Daud dan Nasa’i)
2. Tidur dalam Keadaan Suci
Tidur dalam keadaan suci termasuk sunnah sekaligus amalan sederhana yang bernilai pahala besar. Nabi SAW bersabda:
“Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci’.” (HR Ibn Hibban 3/329. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, Perawi hadis ini termasuk perawi kitab shahih. Hadis ini juga dinilai sahih oleh Al-Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)
3. Istikamah dalam Beribadah
Amalan ringan berpahala besar yang lainnya adalah istiqamah. Istiqamah artinya menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya secara berkesinambungan.
Rasulullah SAW bersabda: “Laksanakan amalan semampu kalian. Sesungguhnya Allah tidak bosan sampai kalian (sendiri) yang bosan. Sesungguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang kontinu (berkesinambungan) walaupun sedikit.” (HR Abu Daud)
Dalam riwayat lain dikatakan tentang amalan ringan berpahala besar yakni, “Beramallah dengan benar dan bersungguh-sungguh. Ketahuilah bahwa sesungguhnya seorang dari kalian tidak akan masuk surga karena amalannya. Mereka bertanya, “Apakah engkau juga, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tidak juga aku, kecuali Allah memberiku rahmat-Nya. Ketahuilah bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang berkesinambungan walaupun itu sedikit.” (HR Muslim)
4. Mendengarkan Azan
Mendengarkan azan juga termasuk sebagai amalan sederhana bernilai pahala besar. Dari Jabir bin Abdullah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa mendengar panggilan adzan lalu ia berdoa, ‘Ya Allah Tuhan panggilan yang sempurna (panggilah Tauhid) dan salat yang didirikan, berilah kepada Muhammad kemuliaan dan keutamaan dan berilah untuknya tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau janjikan kepadanya. ‘Akan mendapatkan syafaatku kelak pada hari Kiamat.” (HR Bukhari)
5. Mengamini Imam ketika Salat Berjemaah
Mengamini imam sewaktu salat menjadi amalan sederhana berpahala besar yang bisa dilakukan. Sebagaimana Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila imam beramin maka beraminlah pula karena barang siapa yang aminnya sesuai dengan aminnya para malaikat maka telah dihapuskan dosanya yang telah lalu. Ibnu Syihab berkata, ‘Rasulullah SAW mengucapkan Aamiin.”
Dalam hal menirukan aamiin-nya imam ini Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila imam membaca, Ghairilmagdhuubi’alayhim waladdhallin’ (Bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) orang-orang yang sesat). Maka ucapkanlah, ‘Aamiin’ karena apabila ucapan aamiinnya sesuai dengan ucapan aamiin para malaikat maka telah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)





