Amnesty Desak AS Selidiki Kematian Warga Sipil di Raqqa Suriah

ilustrasi Kota Raqqa, ibukota dan benteng terakhir NIIS di Suriah dibombardir oleh pasukan koalisi dan SDF

RAQQA – Amnesty International mengatakanĀ  koalisi pimpinan AS terlibatĀ  pembunuhan sejumlah warga sipil selama operasinya terhadap ISIS di Raqqah di Suriah.

Amnesty juga menekankan bahwa AS harus segera memulai penyelidikan “menyeluruh, independen” untuk mengekspos skala penuh kematian warga sipil.

“Pengakuan tanggung jawab koalisi yang dipimpin AS tidak mengherankan mengingat tingkat bukti kami, dan i menyambut sikapnya pada banyak warga sipil yang tewas oleh serangan Raqqa,” kata Penasihat Penanggulangan Krisis Senior di Amnesty International Donatella Rovera, dikutip Press TV, Rabu (8/8/2018).

ā€œTapi ini hanya puncak gunung es. Investigasi lapangan kami yang terperinci hanya mencakup empat kasus – tetapi banyak korban dan saksi yang kami ajak bicara di lapangan menunjukkan korban tewas warga sipil dalam hitungan ratusan, ā€tambahnya.

Koalisi pimpinan AS baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka menewaskan 77 warga sipil dalam serangan udara di Raqqah Suriah pada tahun 2017.

 

 

Advertisement