Anak Korban Panti Tunas Bangsa dapat Pemulihan Psikologis

Ilustrasi, Kak Setop kunjungi Yayasan panti asuhan Tunas Bangsa/ Antara

RIAU – 17 anak korban penelantaran panti asuhan Yayasan Tunas Bangsa yang kini diamankan Dinas Sosial Provinsi Riau mendapat pemulihan psikologis dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Kemungkinan mereka trauma. Untuk itu dibutuhkan kemampuan pekerja Dinsos tingkat advance (lanjut) untuk melakukan asesmen ke anak-anak tersebut,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Kanya Eka Santi di Pekanbaru, Kamis (2/2/2017).

Rombongan Kemensos menyambangi anak-anak korban penelantaran panti asuhan Tunas Bangsa di Dinas Sosial Provinsi Riau, Kota Pekanbaru.

Kanya mengatakan saat ini anak-anak tersebut masih belum bisa diajak berkomunikasi dengan baik. Mereka, katanya, lebih banyak lupa daerah asal mereka dan butuh pengasuhan serta terapi yang baik.

“Makanya tadi saya sampaikan (ke Dinsos Riau) dengan (cara) mobile mapping, ke tempat-tempat mungkin mereka ingat, seperti apa,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Selain itu, ia juga meminta kepada Dinsos Riau agar bekerja lebih keras untuk melacak keberadaan keluarga mereka.

“Karena tempat terbaik untuk anak adalah keluarga,” tuturnya.

Meski begitu, dia meminta jika keluarganya sudah ditemukan, harus dipastikan apakah keluarganya bisa dipercaya untuk mendidik anak-anak tersebut atau lebih baik diamankan bersama Dinsos Riau.

Advertisement