
TEL AVIV (KBK) – Seorang senator Palestina untuk parlemen Israel dikenakan tahanan rumah selama 10 hari, setelah ia dituduh menyelundupkan ponsel dan kartu SIM untuk tahanan Palestina.
Pengadilan Israel di Rishon LeZion, sebuah kota dekat Tel Aviv, mengeluarkan keputusan, Selasa (27/12/2016).
Basel Ghattas, yang dipilih warga Palestina menjadi Knesset Israel, ditangkap pekan lalu, ia ditetapkan dalam tahanan polisi selama enam hari dan menjalani interogasi.
Micky Rosenfeld, juru bicara polisi Israel, mengatakan, bahwa legislator itu akan ditempatkan di bawah tahanan rumah dengan “sejumlah pembatasan tertentu”.
“Dia tidak akan diizinkan untuk meninggalkan negara itu sampai keputusan akhir dibuat,” ungkap Micky Rosenfeld, juru bicara polisi Israel.
Anggota parlemen ini juga tidak diperbolehkan untuk mengunjungi penjara selama 180 hari ke depan.
Seperti diberitakan Al Jazeera, Avichai Mandelblit, Jaksa Agung mengatakan, Ghattas tertangkap kamera pengintai polisi sedanga memberikan amplop ke salah satu tahanan di penjara Ketziot di selatan negara itu, namun penyelidikan masih berlangsung.
.
Kantor dan rumah Ghattas digerebek dan digeledah oleh polisi Israel ketika penangkapannya.
Moshe Mizrachi, hakim pengadilan Rishon LeZion hakim, menetapkan uang jaminan sebesar 50.000 shekel (sekitar $ 13.000).




