BATANG – Bencana angin puting beliung melanda Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Sejumlah bangunan rumah warga rusak akibat hantaman angin puting beliung pada Minggu (10/11/2019) dini hari.
Belasan rumah dilaporkan rusak, dan sebagian besar rumah warga terdampak mengalami kerusakan bagian atap. Sejumlah atap rumah bahkan hilang dibawa angin.
Tercatat enam rumah roboh akibat terjangan angin ribut, sehingga warga terdampak harus menginap di rumah warga lainnya yang lolos dari amukan angin puting beliung. Selain itu kondisi desa gelap gulita, karena listrik padam akibat tiang listrik roboh diterjang angin ribut.
“Ketika angin ribut itu menerjang, kami berlarian keluar rumah dalam kondisi gelap gulita dankami melihat atap rumah terbang dibawa angin besar yang bergulung seperti ular besar,” kata salah seorang warga, Mafur (40).
Kepala BPBD Kabupaten Batang Ulul Azmi mengatakan pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah kerugian akibat bencana itu. Pihaknya masih fokus mengevakuasi korban dan menyingkirkan pohon tumbang agar tidak menganggu lalu lintas.
“Kami berharap warga waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana, kami juga terus siaga 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana terulang,” kata Ulul.
Dia mengatakan Pemkab Batang segera memberikan bantuan kepada korban. Bantuan diberikan setelah pihaknya selesai mendata jumlah kerusakan.
“Bantuan diberikan bagi korban rumah yang roboh berupa bantuan rehab rumah demikuan juga bagi yang rumahnya rusak berat akan diperbaiki,” ujarnya, dilansir medcom.id.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang Joko Tetuko mengatakan pemkab segera memberikan bantuan kepada enam pemilik rumah yang rumahnya roboh karena bencana alam. Bantuan akan diberikan pada Senin (11/11/2019).





