Berbuat Kekerasan Terhadap Rohingya, Empat Polisi Myanmar Ditahan

Ilustrasi patroli Tentara Myanmar di pengungsian Rohingya di Rakhine/ VOA

Naypyidaw-Kepolisian Myanmar menahan setidaknya empat anggotanya yang diduga menganiaya Muslim Rohingya, kemarin. Penangkapan anggota polisi ini dilakukan setelah sebuah video menunjukkan kekerasan terhadap Rohingya yang dilakukan anggota polisi, beredar.

Rekaman yang disinyalir terjadi di Rakhine State ini menunjukkan polisi memukul dan menendang sekelompok anak laki-laki, yang merupakan Muslim Rohingya.
Seperti dilaporkan  Independent, Selasa (3/1/2017), selain itu, terlihat para polisi juga mencolok anak-anak Rohingya tersebut serta menendang di bagian tangan dan kepala belakang mereka. Sementara, polisi yang mengambil rekaman tersebut terlihat sedang merokok.

Video ini lalu diunggah ke Youtube oleh seorang bloger sekaligus aktivis yang mengamati keadaan Rohingya. Setelah sempat viral di sosial media, video ini akhirnya sampai ke tangan para wartawan di Myanmar.

Ketika video ini sudah sampai ke pemerintah Myanmar, segera pejabat pemerintahan menghubungi Kepolisian Myanmar dan juga Kementerian Dalam Negeri Myanmar.

Namun, kantor konselor negara Myanmar, yang dijalankan oleh Aung San Suu Kyi, mengatakan rekaman itu diambil selama operasi di desa Kontankauk, di negara bagian Rakhine Utara, bukan kejadian baru-baru ini.

“Mereka saat ini sudah ditahan. Penyelidikan lebih lanjut juga sedang dilakukan untuk kasus ini. Sebenarnya, Rohingya juga menyerang polisi pada saat itu. Mereka menyerang polisi sambil mengendarai sepeda motor,” ucap pernyataan kantor tersebut.

“Langkah-langkah tegas akan diambil terhadap mereka yang melanggar aturan kepolisian,” lanjut pernyataan itu.

Sejak tahun 2012, lebih dari 120.000 Rohingya telah diusir dari kediaman mereka dan hidup berdesak-desakan di kamp-kamp pengungsian kumuh yang dijaga oleh polisi. Di sana, mereka tak mendapat akses kesehatan, pendidikan dan gerak mereka sangat dibatasi.

Advertisement