NUNUKAN – Anomali cuaca di Filipina akan berdampak ke wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang akan bakal diguyur hujan sedang hingga deras disertai petir dan kilat.
Hasil deteksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan melalui Taufik Rahman pada Minggu (25/8/2019) bahwa ada pusat tekanan rendah atau siklon tropis Ballu di utara Filipina yang menyebabkan pertumbuhan awan konvektif dominan di Kaltara.
Taufik menyatakan, sebagaimana dilansir Antara, diperkirakan hujan sedang hingga deras disertai petir dan kilat ini berlangsung sampai 26 Agustus 2019.
Kemudian gelombang laut diperkirakan mencapai 1,25 meter sehingga nelayan atau masyarakat yang beraktivitas agar waspada dan berhati-hati.
Pantauan selama dua hari sejak 24 Agustus 2019, Kabupaten Nunukan seringkali diguyur hujan cukup deras. Namun durasinya hanya berlangsung sekira satu jam.
Selanjutnya, cuaca sepanjang dua hari terakhir tampak terjadi gumpalan awan yang diperkirakan potensi hujan cukup besar.





