Antisipasi Banjir Rob Akibat Supermoon, Semarang Siapkan 48 pompa

Ilustrasi banjir Semarang/ Sindonews

SEMARANG – Antisipasi banjir rob yang terjadi bertepatan dengan fenomena Supermoon, sebanyak 48 pompa air disiapkan Pemerintah Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan  pompa untuk penyedot air yang disiagakan di daerah-daerah yang berpotensi terjadi rob di Semarang berkapasitas 600 liter/detik.

Fenomena “Supermoon” diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terjadi bertepatan dengan gerhana bulan pada 31 Januari mendatang yang akan terulang lebih dari 36 tahun untuk wilayah Indonesia.

Masyarakat juga bisa melihat dan mengamati fenomena “Supermoon” yang menunjukkan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus yang secara umum dapat terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia.

Seiring dengan fenomena “Supermoon”, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dengan tingginya pasang air laut maksimum mencapai 1,5 meter karena adanya gravitasi bulan dengan matahari.

Ia menyebutkan puluhan pompa air tersebut disiagakan, antara lain tiga unit di Muktiharjo Lor, dua unit di Muktiharjo Kidul, tiga unit di Terboyo Wetan, dan 10 unit di sepanjang Sungai Sringin Semarang.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi meminta jajarannya untuk bersiaga menghadapi potensi rob di Kota Semarang saat terjadi “Supermoon`, khususnya di kawasan timur Semarang yang masih kerap terkena rob.

Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi kemungkinan rob, seraya tetap waspada karena Pemkot Semarang sudah berupaya maksimal untuk mengantisipasi potensi rob yang terjadi.

“Memang kita semua perlu waspada, terutama saat terjadi kondisi cuaca yang buruk di laut yang menyebabkan gelombang tinggi, namun harus tetap tenang,” katanya, dikutip Antara.

 

Advertisement