Arab Saudi Dirikan 31 Klinik untuk Terapi Berhenti Merokok

RIYADH – Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan dengan Al-Kaws Development Technology untuk mendorong kesadaran masyarakat dan membantu orang-orang untuk berhenti merokok.

“Menteri Kesehatan Dr. Tawfiq Al-Rabiah menandatangani kesepakatan dengan Al-Kaws di kantor menteri untuk menyelesaikan pembiayaan Kompleks Klinik Anti-Merokok di Abha,” kata rilis dari Kementerian Kesehatan tersebut, baru-baru ini.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua pihak akan membuka klinik anti merokok untuk perokok pria dan wanita.

Di 31 klinik di berbagai pusat kesehatan dan rumah sakit milik kerajaan akan menawarkan layanan terapeutik bagi mereka yang ingin berhenti merokok.

Rencana pengobatan telah dikembangkan untuk jangka waktu tiga bulan, setelah itu orang tersebut dianggap mantan perokok.

Kecanduan tembakau adalah salah satu penyebab utama kematian yang dapat dicegah di seluruh dunia. Merokok dan penggunaan tembakau lainnya membunuh lebih dari 7 juta orang setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia.

Sekitar 70.000 orang Saudi meninggal setiap tahun akibat penyakit terkait rokok, menurut statistik Kementerian Kesehatan.

Seperti dikutip dari Arab News, cukai rokok telah dilipatgandakan di Arab Saudi, bulan Juni, dalam upaya mencegah pembelian para perokok.

 

Advertisement