Area Tambang Longsor, Tiga Orang Tewas

ilustrasi/ist

WONOSOBO – Sebanyak tiga orang tewas tertimpa longsoran tebing setinggi 100 meter di area penambangan galian golongan C di Dukuh Kasiman, Desa Gemblengan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2016).

Menurut keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Prayitno di Wonosobo, yang dilaporkan Antara, Senin (10/10/2016), ketiga korban adalah Manidi (50) seorang sopir truk dan dua penambang, yakni Panto (30) dan Slamet (40). Mereka warga Sendangsari, Kecamatan Garung.

Namun idtegaskannya meskipun Kecamatan Garung merupakan daerah rawan bencana tanah longsor, namun kejadian yang menimpa tiga warga Sendangsari tersebut murni kecelakaan kerja.

Peristiwa terjadi saat cuaca cerah di hari Minggu sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka para penambang yang sedang melakukan aktivitas penambangan dengan menggali material galian golongan C di tebing tersebut.

“Tiba-tiba tebing setinggi sekitar 100 meter itu mengalami longsor. Material yang berguguran menimbun dua penambang dan seorang sopir,” katanya.

Ia menuturkan proses evakuasi dilakukan oleh unsur relawan dan berlangsung hingga Minggu sore. Ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal.

Setelah kejadian tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membahas perihal penambangan galian golngan C.

Kabupaten Wonosobo yang terdiri atas 15 kecamatan merupakan kawasan terdampak longsor. Hampir di tiap kecamatan itu pernah terjadi bencana tanah longsor. Tiga kecamatan merupakan daerah rawan bencana banjir, yakni Kecamatan Leksono, Wonosobo, dan Selomerto.

Advertisement