AS Ancam Rusak Perekonomian Turki Jika Serang Pejuang Kurdi di Suriah

Tank-tank M-48 Turki dalam formasi penyerbuan ke wilayah Afrin, Suriah yang dikuasai milisi Kurdi (YPG). Eskalasi konflik dikhawatirkan meluas menjadi konflik terbuka antara Turki dan pemerintah Suriah.

WASHINGTON DC – Amerika Serikat tidak mendukung rencana serangan Turki di Suriah utara yang mengancam pejuang Suriah Kurdi yang didukung AS.

“Departemen Pertahanan menjelaskan kepada Turki  seperti halnya Presiden  bahwa kita tidak mendukung operasi Turki di Suriah Utara. Angkatan Bersenjata AS tidak akan mendukung, atau terlibat dalam operasi semacam itu, ”kata juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman, dilansr Reuters, Selasa (8/10/2019).

Sekretaris Pertahanan AS Mark Esper dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Angkatan Darat Mark Milley mengatakan Turki bertindak sepihak yang menciptakan risiko bagi Turki.

Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Senin untuk benar-benar menghancurkan dan melenyapkan perekonomian Turki jika Turki mengambil tindakan apa pun yang dianggapnya “terlarang” menyusul keputusannya untuk menarik pasukan Amerika dari timur laut Suriah.

Pada hari Minggu, ribuan orang Kurdi berdemonstrasi di sebuah wilayah yang didominasi orang Kurdi di perbatasan Suriah dengan Turki melawan ancaman serangan yang dikeluarkan sehari sebelumnya oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Advertisement