WASHINGTON DC – Amerika Serikat mendesak China bertindak secara kemanusiaan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dengan demonstran pro-demokrasi di Hong Kong.
Dalam hal ini, Wakil Presiden Amerika Mike Pence, menyerukan China untuk menghormati perjanjian 1984 dengan Inggris yang menyerahkan Hong Kong kembali kepada China pada 1997, dan warga Hong Kong punya banyak kebebasan yang tidak diperbolehkan di China, termasuk hak untuk melancarkan protes.
“Akan lebih sulit bagi Amerika mencapai perjanjian perdagangan baru dengan China kalau terjadi sesuatu yang bersifat kekerasan di Hong Kong,” ucapnya, dilansir VOA, Selasa (20/8/2019).
Pernyataan Pence itu dikeluarkan ketika Twitter mengumumkan ada 936 akun yang berasal dari China yang berusaha “menggerogoti keabsahan gerakan protes di Hong Kong.”
Facebook mengatakan telah memblokir sejumlah akun yang melancarkan aksi disinformasi tentang demonstrasi di Hong Kong itu.





