spot_img

AS dan Sekutu Adakan Pertemuan Bahas Sanksi Korut, Cina dan Rusia Tidak Diundang

VANCOUVER – Amerika Serikat yang diwakili Menteri Luar Negeri  Rex Tillerson bergabung dengan rekannya Jepang yang hawkish dalam perundingan 20 negara di Vancouver dalam menyerukan tindakan hukuman lebih keras terhadap Pyongyang.

Para pemain kunci China dan Rusia tidak diundang ke pertemuan kekuatan yang dipersatukan di bawah komando PBB untuk melawan Korea Utara dalam perang 1950-1963, dan mencela pertemuan tersebut sebagai sebuah kemunduran Perang Dingin.
Moskow dan Beijing yang tidak hadir dalam pertemuan di Vancouver dan dengan marah menolak pembicaraan tersebut.

“Pihak terkait yang paling penting dari masalah semenanjung Korea belum ambil bagian dalam pertemuan tersebut sehingga saya rasa pertemuan tersebut tidak sah atau representatif,” ungkap  juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang.


Lu mencela mentalitas Perang Dingin dari pihak-pihak terkait, tanpa menyebutkan nama Amerika Serikat, yang mendesak Beijing untuk memotong pasokan bahan bakar minyak ke Pyongyang untuk memaksanya menegosiasikan pelucutan senjata nuklirnya sendiri.

Sementara itu Tillerson, yang menjadi tuan rumah acara tersebut bersama menteri luar negeri Kanada Chrystia Freeland, meminta kapal-kapal Korea Utara dicegat di laut dan untuk langkah-langkah internasional baru yang akan diterapkan setiap kali Pyongyang menguji senjata baru.

“Pertama, kita semua harus bersikeras untuk menerapkan penuh sanksi Dewan Keamanan PBB, karena ini adalah surat undang-undang. Kami secara khusus mendesak Rusia dan China dalam masalah ini,” katanya, dikutip AFP, Selasa (16/1/2018).

“Kedua, kita semua harus bekerja sama untuk memperbaiki operasi larangan maritim. Kita harus mengakhiri pengiriman kapal ke kapal yang melemahkan sanksi PBB.” tambahnya.

“Dan, yang ketiga, pasti ada konsekuensi baru bagi rezim tersebut kapan pun agresi baru terjadi.” tambahnya lagi.

Dia mendapat dukungan dari rekannya Jepang Taro Kono dalam pidato pembukaan publik, namun Korea Selatan Kang Kyung-Wha terdengar lebih hati-hati dan mengatakan kepada 20 utusan senior bahwa tekanan sanksi sudah membuat kemajuan.

Beberapa pengamat menyambut baik keputusan Korea Utara untuk bertemu dengan perwakilan Seoul dan mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin mendatang di Korea Selatan sebagai pertanda bahwa ketegangan dapat diturunkan.

Namun Kono mendesak sekutunya untuk tidak membiarkan penjaga mereka turun saat mereka berusaha memaksa Pyongyang untuk menyetujui perundingan perlucutan senjata nuklirnya sendiri.

Jika rezim sanksi tersebut bertahan dan akhirnya memaksa Kim ke meja, maka Rusia dan China harus terus mendukung langkah-langkah yang mereka sepakati dalam resolusi Dewan Keamanan PBB.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles