AS Ingatkan Rusia dan Rezim Suriah Atas Potensi Serangan di Idlib

Ilustrasi serangan di Idlib/Reuters

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS)  memperingatkan Rusia dan rezim Suriah terhadap potensi serangan di barat laut kota Suriah Idlib.

“Kami akan meminta mereka bertanggung jawab, dan kami akan meminta pertanggungjawaban mereka untuk itu, terutama untuk penggunaan senjata kimia,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert, Selasa (28/8/2018).

“Kami akan mendorong Rusia untuk membuat poin ini sangat jelas bagi Damaskus, bahwa itu tidak akan ditoleransi,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu sebelumnya juga memperingatkan bahwa kemungkinan serangan militer terhadap Idlib akan menjadi “bencana”.

“Melestarikan zona de-eskalasi di Idlib, Suriah penting baik dalam hal kemanusiaan dan perjuangan melawan terorisme,” kata Cavusoglu, dilansir Anadolu, Rabu (29/8/2018).

“Memisahkan warga sipil dari para pejuang di Idlib adalah penting bagi semua orang, tetapi solusi melalui kekuatan akan menyebabkan gelombang pengungsi baru dan bencana kemanusiaan.”

Terletak di dekat perbatasan Turki, Idlib ditetapkan sebagai “zona de eskalasi” pada bulan Mei di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Suriah baru saja mulai muncul dari konflik yang menghancurkan yang dimulai pada awal 2011 ketika rezim Bashar al-Assad menindak demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.

Pejabat PBB memperkirakan bahwa ratusan ribu orang telah tewas dalam konflik itu.

Advertisement