Atap Sekolah di Subang Ambruk, Seorang Guru Terluka

ilustrasi

SUBANG –  Atap dari tiga bangunan di SDN Sukadana Dusun Tegal Panjang Timur Desa Rawamekar Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang ambruk dan melukai seorang guru akibat pecahan genting.

Ambruknya atap tiga lokal bangunan itu terjadi Kamis (23/3/2017), sekitar pukul 09.00 WIB. Ketiga lokal bangunan yang atapnya ambruk terdiri dari dua ruang kelas, dan satu ruangan guru. Diduga atap tiga ruangan itu ambruk akibat kontruksi atap bangunan terbuat dari baja ringan tak kuat menahan beban genting. Ditambah lagi bagian temboknya saat rehab atap masih menggunakan bangunan lama.

Seorang guru yaitu Karsam yang mengalami luka, terkena pecahan genting di bagian pelipisnya. Sedangkan para siswa semuanya selamat.

“Atap tiga ruangan itu ambruk pas waktu belajar, tapi ruangan yang ambruk tak dipakai. Jadi para siswa tak ada yang kena, cuma mereka kaget, pas mendengar suara kencang saat atap ambruk,” ujar Tatang warga setempat, dilansir PR, Jumat (24/3/2017) malam.

Dia mengatakan, sekolah sudah melakukan antisipasi, sehingga dua ruangan kelas yang ambruk tak digunakan proses belajar mengajar. Malahan beberapa hari sebelum kejadian, kegiatan belajar kelas 1 dan 2 sudah dipindahkan menggunakan ruangan lain.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Suwarna mengatakan sudah mendapat laporan dan meninjau langsung ke lokasi. Penanganan darurat sudah dilakukan sekolah bersama warga dan aparat setempat, seperti membereskan puing-puing reruntuhan.

“Pada saat kejadian ruangan yang atapnya ambruk sudah tak digunakan buat belajar beberapa hari sebelumnya. Ada seorang guru terkena pecahan genting mengalami luka dipelipis. Kalau siswa selamat,” ujarnya.

 

Advertisement