TEPI BARAT – Sebuah video merekam tentara militer Israel menangkap anak Palestina di Hebron; dan menurut kelompok hak asasi manusia B’Tselem anak itu diseret ketika pergi mencari mainankarena dicurigai melemparkan bom Molotov.
Dilansir Ynet, B’Tselem, yang memposting video, mengatakan tentara yang dipimpin Sufian Abu Hitah mengidentifikasi anak-anak lain yang mereka diduga memiliki batu yang dilemparkan di permukiman Yahudi di dekatnya.
Kelompok hak asasi manusia mengklaim bahwa anak itu telah keluar tanpa alas kaki mencari mainan ketika ia diseret oleh tentara IDF dibawa ke tahanan militer.
Pada satu rekaman dalam video, anak itu terlihat digiring melalui jalan Hebron dikelilingi oleh tujuh tentara. Akhirnya, beberapa wanita Palestina mendekati, dan berteriak hingga mereka pergi membawa anak tersebut.
Amani, sang ibu mengatakan kepada B’Tselem bahwa dia meminta tentara untuk mengembalikan anaknya, tapi dia menolak. “Saya benar-benar takut dan khawatir tentang Sufian,” katanya. “Aku mulai menangis dan berlari setelah tentara bergerak dari rumah ke rumah, untuk mencoba dan mendapatkan mereka,” tuturnya.





