DEMAK -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberi perhatian terhadap sebuah sekolah dasar di Demak, Jawa Tengah yang mengalami keruntuhan atap.
Kemendikbud mengingatkan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk melakukan audit forensik kualitas seluruh bangunan sekolah.
’’Khususnya sekolah-sekolah tua. Peninggalan program Inpes,’’ jelas Sekjen Kemendikbud Didik Suhardia, dikutip dari Jawapos, Sabtu (4/6/2016). Dia tidak ingin akibat tidak adanya pemantauan yang serius, siswa menjadi korban kecelakaan bangunan sekolah roboh.
Setelah dilakukan audit forensik itu, pemda diminta untuk membuat laporan berapa banyak bangunan sekolah yang masuk kategori membahayakan keselamatan anak. Kemudian pemda bersama Kemendikbud akan bersama menetapkan program renovasi bangunan.
Menurut Didik anggaran untuk renovasi bangunan sekolah ada di kas pemerintah daerah. Meskipun begitu dia juga mengakui bahwa anggaran untuk renovasi bangunan sekolah juga ada di Kemendikbud.
Ia menambaphkan pemda yang kekurangan alokasi anggaran untuk renovasi bangunan sekolah yang rusak berat, bisa berkoodinasi dengan Kemendikbud.




