TENNESSEE – Atlet muda voli Amerika Serikat (AS), Najah Aqeel didiskualifikasi dari pertandingan karena menggunakan jilbab.
Sebelumnya Aqeel dalam membela tim voli Valor Collegiate Prep sudah biasa menghadapi pertandingan menggunakan jilbab. Namun, pada 15 September lalu, ketika bertanding di Negara Bagian Tennessee dia harus menerima nasib didiskualifikasi.
Aqeel mendapat informasi dari pelatihnya untuk melepas jilbabnya atau harus didiskualifikasi. Namun pemain berusia 14 tahun itu menolak untuk bermain tanpa jilbab.
“Saya sangat marah, sedih dan terkejut. Karena saya tak pernah mendengar peraturan seperti itu sebelumnya. Saya tak mengerti mengapa harus meminta persetujuan untuk menggukan jilbab yang merupakan bagian dari agama,” kata Aqeela dlansir CNN, Senin (5/20/2020).
Kejadian ini membuat Asosiasi Kompetisi SMA Nasional (NFSH) ikut terkejut. Pasalnya, mereka sudah membuat peraturan yang fleksibel, dan bisa memberikan pengecualian, seperti yang dibutuhkan Aqeela.
“Kami sedih dan sangat meminta maaf karena atlet muda didiskualifikasi dari pertandingan karena menggunakan jilbab. Akal sehat seharusnya digunakan oleh orang dewasa,” ujar Direktur NFSH, Karissa Niehoff.
Agar kejadian itu tak terulang, Niehoff berencana untuk memperkenalkan peraturan baru sehingga pakaian berhubungan dengan prinsi keagamaan tidak akan menjadi masalah.





