JAKARTA – Sejatinya alat pengisi daya gawai merupakan teknologi yang relatif tidak berbahaya. Akan tetapi, baru-baru ini, para peneliti di sebuah perusahaan keamanan Cina menemukan kelemahan pada adaptor pengisian daya cepat yang ketika terhubung ke gawai justeru dapat melelehkan perangkat atau bahkan memantik api.
Penelitian yang diterbitkan oleh Xuanwu Labs (milik raksasa teknologi China Tencent), para peneliti merinci hack Bad Power yang bekerja dengan memanipulasi firmware di dalam adaptor pengisian daya cepat.
Biasanya, ketika gawai dihubungkan ke pengisi daya cepat; gawai dan adaptor daya akan berkomunikasi satu sama lain untuk menentukan jumlah listrik yang tepat yang dapat dikirim ke gawai tanpa merusak perangkat. Semakin cepat adaptor mengirim daya, semakin cepat pula daya terisi ke gawai.
Seperti diulas Gizmodo, Selasa (21/7/2020) temuan dari Xuanwu Labs menunjukkan bahwa produsen adaptor jahat ada yang memanipulasi pengisian daya untuk mengirim lebih banyak listrik daripada yang dibutuhkan gawai, sehingga gawai akan panas dan melelehkan komponen internal, atau seperti yang ditemukan Xuanwu Labs, perangkat langsung terbakar.




