Awas! Super El Nino Bakal Segera Tiba

Super El Nino yang diprediksi lebih parah dari 1877 bakal tib paruh tahun ini sampai akhir tahun (ilustrasi: Kompas.com)

JAKARTA – KBKNEWS –  26/6 – FENOMENA Super Nino berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kabut asap parah di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia di tengah melonjaknya ancaman polusi udara pada tahun ini.

Laporan terbaru lembaga pemikir yang berbasis di Singapura, Singapore Institute of International Affairs (SIIA) menyebutkan, kekeringan yang meluas serta suhu panas ekstrem yang didorong oleh El Nino akan memperparah risiko kabut asap di wilayah regional dalam beberapa bulan ke depan.

Dalam laporan yang dirilis pada Rabu (24/6), SIIA secara resmi menaikkan peringkat risiko kabut asap parah menjadi kategori “Tinggi” (High).

Angka ini menempati posisi puncak dari tiga tingkat kategori risiko yang dimiliki oleh lembaga tersebut, dikutip dari Bloomberg, Kamis (25/6).

Kenaikan status kewaspadaan ke tingkat tertinggi ini merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak tahun 2023 silam.

Fenomena Super El Nino juga dikhawatirkan bakal memicu terjadinya kekeringan ekstrim di Indonesia, krisis air bersih dan gagal panen sehingga berujung lonjakan harga pangan , risiko kebaaran hutan dan kabut asap.

Gelombang panas melanda Eropa yang sejak awal awal musim panas 21 Juni lalu juga memicu panas ekstrim yang sejauh ini sudah menewaskan 58 orang di Perancis, baik akibat langsung mau pun tidak lagsung, dan menewaskan 212 orang di Spanyol.

Aksi mitigasi da antisipasi perlu dilakukan agar risiko kerugian dan korban bisa dihindari. (SIIA/Bloomberg/ns)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here