GARUT – Dua warga yang diketahui seorang ayah dan anak di Karang Tengah , Kabupaten Garut, Jawa Barat yang sedang menggali pasir tertimbun reruntuhan tanah longsor pada Selasa (9/8/2016).
Menurut keterangan Kepala Pelaksana Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Djakaria, dua korban tersebut adalah Anan (50) dan Daud (28) warga Kampung Cibeber, Desa Cintamanik, Kecamatan Karangtengah atau tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Korban jiwa dua orang yaitu Anan dan Daud, yang saat kejadian sedang menggali pasir di kebun milik Dana (warga setempat),” katanya, dikutip dari Antara.
Ia menuturkan, sebelum terjadi longsor ada tiga warga yang sedang beraktivitas menggali pasir di sebuah kebun milik warga. Tiba-tiba tanah tebing sekitar penggalian pasir longsor dan menimpa warga yang berada di bawahnya.
“Ada tiga yang lagi menggali pasir, satu orang atas nama Endang (55) berhasil menyelamatkan diri, sedangkan dua korban lainnya tertimbun tanah longsor,” katanya.
Sesaat setelah kejadian tim BPBD Garut bersama masyarakat melakukan penyelamatan terhadap warga tersebut.
“Waktu kejadian pukul 08.00 berhasil dievakuasi pukul 09.15 WIB,” katanya.
Sementara itu dugaan longsor dikarenakan adanya galian pasir, karenanya ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya longsor susulan di kawasan tersebut. “Kita sudah memberi bantuan dan mengimbau warga agar berhati-hati terhadap longsor susulan,” katanya.





