Balita Tewas Akibat Banjir di Kotawaringin Timur

illustrasi

SAMPIT – Seorang balita bernama Lena Oktofiani (3) tewas akibat banjir  di Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Kapolsek Parenggean, Iptu Triono Raharja di Parenggean mengatakan korban diduga jatuh saat hendak pulang ke rumah setelah bermain dan belum bisa berenang. Saat ditemukan keluarganya, korban sudah meninggal.

KOrban yang merupakan warga Jalan Provinsi Desa Bejarau RT 005 RW 001 Nomor 16 Kecamatan Parenggean ditemukan mengapung di jalan desa yang terendam banjir pada Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 11.20 WIB.

Warga langsung membawa jenazah korban ke RSUD Pratama H Supian Hadi Parenggean untuk diperiksa. Pihak medis pun menyatakan korban sudah meninggal dunia, sehingga jenazah langsung dibawa pulang untuk dimakamkan.

“Hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban memang meninggal karena tenggelam,” kata Triono, pada Antara.

Sejak empat hari lalu, puluhan rumah di tiga desa di Kecamatan Parenggean, terendam akibat meluapnya sungai. Tiga desa yang dilanda banjir itu adalah Bejarau, Manjalin dan Tumbang Miri.

Triono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas. Para orangtua diminta memperketat pengawasan terhadap anak-anak karena rawan terjadi hal yang tidak diinginkan karena jalan dan halaman tempat mereka bermain sedang terendam banjir.

Advertisement