Anak-anak di Dusun Bambanipa Tolitoli Tidak Ada yang Sekolah

Ilustrasi Pendidikan Sekolah Dasar/ Foto:solopos.com

TOLITOLI – Seluruh anak di Dusun Bambanipa, Desa Malala, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang dihuni 31 keluarga belum pernah merasakan mengenyam pendidikan sekalipun.

Menurut Kepala Dusun Bambanipa, Surya, ada sekitar 50 anak usia sekolah di Balanipa, namun tidak ada satu pun yang bersekolah.

Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya jarak tempuh dari Dusun Bambanipa ke perkampungan yang terdapat sekolah, terlalu jauh, yakni mencapai tujuh kilometer dengan kondisi jalan sangat buruk.

“Butuh waktu berjam jam untuk sampai ke sekolah, mereka tidak sanggup, apalagi kondisi jalan yang terbilang berbahaya untuk dilalui anak-anak,” kata Surya.

Dilanjutkannya, sekitar 90 persen penduduk dewasa juga  tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga sehingga sulit untuk mendaftarkan anaknya masuk ke sekolah.

Rencananya dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan Tolitoli akan mendirikan sekolah jarak jauh di dusun tersebut sehingga anak-anak di wilayah itu dapat menikmati pendidikan.

“Kami sudah mendatangi lokasi, dan melihat langsung kondisi anak-anak di sana. Ini adalah persoalan yang harus segera diselesaikan,  kasihan anak-anak di sana jika harus hidup tanpa mengenal pendidikan,” kata Taufik, Kasi Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan Tolitoli, Taufik yang ditemui di Tolitoli, Selasa (9/1/2018), dilansir Antara.

Rencananya, sejumlah tenaga guru honorer akan ditempatkan untuk mengajar di sekolah jarak jauh tersebut.

Diketahui Dusun Bambanipa telah berdiri sejak 25 tahun lalu, dan kebanyakan penduduknya berasal dari suku Lauje yang merupakan salah satu suku terasing di Kabupaten Tolitoli.

Advertisement