Bangladesh akan Batalkan Rencana Pemindahan Rohingya ke Pulau Terpencil

Pulau Bengal yang direncanakan sebagai tempat pengungsi rohingya di Bangladesh/ Reuters

BANGLADESH – Bangladesh  mengumumkan bahwa mereka mungkin membatalkan rencana  untuk memindahkan 100.000 pengungsi Rohingya ke sebuah pulau terpencil yang terletak di Teluk Benggala di selatan negara itu.

“Target utama kami adalah memulangkan Rohingya ke tanah kelahiran mereka, negara bagian Myanmar, Rakhine,” ungkap Menteri Luar Negeri Abul Kalam Abdul Momen pada hari Minggu mengatakan kepada para wartawan di ibukota Dhaka setelah pertemuan dengan Duta Besar China untuk Bangladesh, Li Jiming, Minggu.

Seraya memuji proyek-proyek pembangunan baru-baru ini di pulau Bhasan Char dan berencana mengubahnya menjadi pusat bisnis dan “Bangladesh baru,” Momen mengatakan warga Bangladesh kehilangan tempat tinggal karena erosi sungai atau alasan lain yang seharusnya diselesaikan di sana.

Bhasan Char, sebuah pulau terpencil di mana Bangladesh mengumumkan pada 2018 bahwa mereka akan memukimkan kembali 100.000 pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari penganiayaan di Myanmar, diukur 15.000 acre pada saat air surut dan 10.000 acre pada saat air pasang.

Skema itu menimbulkan kekhawatiran bahwa situs itu kurang ideal. Dhaka sejak itu mengatakan akan melakukan proyek untuk memperbaiki kondisi kehidupan di pulau itu.

“Kami semua sepakat untuk tidak mengirim Rohingya ke sana. Sekarang kami menempatkan rekomendasi kami kepada pemerintah untuk keputusan akhir tentang alternatif penggunaan proyek Bhasan Char,” kata Momen, dikutip Anadolu.

Advertisement