Bangladesh Tak Izinkan Ratusan Pengungsi Rohingya di Teluk Bengala Keluar Kecuali Pulang ke Myanmar

Ilustrasi

BANGLADESH – Seorang pejabat Bangladesh mengatakan lebih dari 300 pengungsi Rohingya tidak diizinkan meninggalkan pulau di Teluk Bengala kecuali setuju untuk pulang ke Myanmar.

Ratusan pengungsi tersebut adalah yang telah diangkut Angkatan Laut Bangladesh  ke pulau kecil pada awal Mei setelah mereka diselamatkan dari dua kapal yang menuju Malaysia.

Bangladesh mengatakan para pengungsi itu dikirim ke Bhasan Char dan bukan ke kota pesisir Cox’s Bazar karena pihak berwenang khawatir mereka mungkin terinfeksi COVID-19.

Pejabat pemerintah mengatakan, sebagaimana dilansir VOA,  orang-orang Rohingya itu akan tetap berada di pulau itu untuk membendung penyebaran virus corona di kamp-kamp pengungsi.

PBB, para tokoh masyarakat dan Human Rights Watch (HRW) telah meminta Bangladesh untuk memindahkan para pengungsi itu ke kamp-kamp yang lebih mapan di Bangladesh daratan.

Advertisement