Banjarnegara Entaskan Kemiskinan dengan Teknologi Bioflok

Ilustrasi ternak lele dengan sistem Bioflok/ Gresik.co

BANJARNEGARA – Banjarnegara, Jawa Tengah mengentaskan kemiskinan dengan cara budi daya perikanan dengan menggunakan teknologi bioflok.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan jika diirnya optimis sistem bioflok akan efektif dalam mengurangi angka kemiskinan, karenanya pada 2018 Pemerintah Kabupaten Banjarnegara akan berupaya menambah jumlah masyarakat penerima bantuan program bioflok.

Bantuan tersebut, kata Bupati, diharapkan akan dapat memberikan sumber penghasilan bagi keluarga miskin. “Kemiskinan merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di Banjarnegara. Masih tingginya angka kemiskinan harus disikapi dengan berbagai cara,” katanya, dilansir Antara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Banjarnegara Singgih Haryono mengatakan, teknologi bioflok sangat berdampak positif untuk dikembangkan.

Meskipun belum lama dikembangkan di Banjarnegara, namun budi daya perikanan model bioflok ini sangat tepat sebagai terobosan dalam rangka pengentasan kemiskinan karena praktis dan hasilnya cukup menguntungkan bagi pembudi daya ikan.

Dia menambahkan, Dinas Pertanian dan Perikaanan Banjarnegara, pada tahap pertama tahun 2016 telah memberikan bantuan sebanyak enam paket bagi warga kurang mampu di Desa Danaraja.

Advertisement