Jamaah Haji Asal Amerika Doakan Trump Melunak Pada Muslim

Ilustrasi/ kabarmekkah.com

MEKAH – Jemaah haji asal Amerika, Kanada dan Inggris di Mekah mengatakan bahwa mereka khawatir dengan kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menargetkan Muslim.

Orang Amerika, Wajahat Ali mengatakan teman-teman disana telah memintanya untuk mendoakan Amerika Serikat saat haji, sementara jamaah lainnya menawarkan simpati dan dorongan bahwa situasinya akan membaik.

Misalnya jemaah haji Malaysia Abdul Azim Zainul Abideen mengatakan bahwa presiden AS harus menghentikan serangannya terhadap Islam.

“Kami tidak memiliki perbedaan apapun terhadap orang Amerika atau non-Muslim,” katanya dilansir Al Jazeera, Minggu (3/9/2017).

Kakak perempuannya, Anisa, 27 tahun, mengatakan bahwa dia khawatir dengan laporan adanya tindak kekerasan terhadap Muslim di Amerika Serikat hanya karena mengenakan jilbab di jalanan atau hanya karena Anda berjenggot.

Arab Saudi, sebagai negara yang mengatur ibadah haji, telah mendesak para jamaah untuk mengesampingkan masalah politik dan fokus pada spiritualitas. Tapi Islamofobia tetap dirasakan jamaah dan mereka berbincang tentangnya saat makan dan sambil menunggu dalam antrean panjang untuk sholat dan melakukan serangkaian ibadah haji.

“Orang-orang kesal, marah dan sedikit khawatir,” kata Yasir Qadhi, seorang muslim yang melakukan perjalanan dari Tennessee.

Diketahui Trump mengusulkan melarang Muslim memasuki Amerika Serikat. Di kantor, dia memerintahkan larangan sementara terhadap orang-orang dari beberapa negara berpenduduk mayoritas Muslim, yang telah diputuskan oleh pengadilan bahwa mereka bersikap diskriminatif.

Advertisement