Banjir Aceh, Warga Tidak Tidur Semalaman

ilustrasi

ACEH – Sejak Sabtu (14/5/2016) wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya hujan deras, sehingga permukiman warga di beberapa kecamatan kebanjiran. Warga pun semalaman mengaku tidak dapat tidur.

Banjir terjadi karena air Sungai Tangan-Tangan meluap sehingga banjir yang paling parah terjadi di Kecamatan Tangan-Tangan, khususnya di Desa Masjid, Drien Jalo, Padang Kawa dan Blangpadang yang rumah-rumah warganya tergenang air setinggi 80 centimeter sampai satu meter.

Kepala Desa Masjid Hasanuddin mengatakan sekitar 60 rumah warganya sejak semalam tergenang air setinggi 80 centimeter sampai satu meter. “Sejak semalam warga tidak bisa tidur karena masuk air ke rumah,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Aceh Barat Daya Nazaruddin mengatakan pemerintah daerah sudah mulai menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

“Kalau data lengkap belum kita terima, namun bantuan masa panik sudah kita salurkan kepada sebagian warga di Kecamatan Tangan-Tangan dan bantuan ini terus kita salurkan kepada warga lain yang terkena musibah,” katanya.

Kantor Berita Antara melaporkan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya Amiruddin di Blangpidie, Senin (16/5/2016),membenarkan banjir di sekitar Aceh Barat Daya, antara lain melanda wilayah Kecamatan Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil.

Advertisement