BANGKOK (KBK) – Sedikitnya 11 tewas dan dua dilaporkan hilang terbawa arus banjir bandang yang menimpa Thailand selatan.
Media lokal, Senin (5/12/2016) melaporkan, bencana banjir sudah mulai terjadi sejak Kamis lalu, di sepuluh provinsi di bagian selatan Thailand yang berdampak kepada 157.580 keluarga di 68 kabupaten.
Dengan curah hujan yang tinggi, di wilayah selatan Thailand, juga merendam empat rute kereta api, dan merusak 2.400 hektar lahan pertanian dan menyebabkan tanah longsor di berbagai wilayah di provinsi tersebut.
Pemerintah telah mengeluarkan peringatan mewaspadai tanah longsor dan banjir bandang sebagai tindakan pencegahan.
Dilaporkan Xinhua, Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha telah memerintahkan instansi pemerintah daerah untuk berkoordinasi untuk membantu korban banjir dengan efisien dan semaksimal mungkin.





