JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menuding banjir bandang yang terjadi di Bandung karena tak adanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah itu.
“Potensi bencana di Kota Bandung meningkat. Banjir terjadi setiap tahun. Potensi gempa juga besar baik dari sumber gempa di darat dan di Samudera Hindia. Tapi Kota Bandung belum membentuk BPBD,” ujar Kepala Humas dan Informasi BNPB Sutopo Purwo dalam keterangannya, Rabu (21/3/2018).
Menurut Sutopo, BPBD memiliki peran yang cukup penting. Ada fungsi koordinasi yang melekat sehingga memudahkan dalam penanggulangan bencana.
“Sebagai lembaga yang memiliki fungsi koordinasi, komando, pelaksana penanggulangan bencana,” ujar Sutopo.
Banjir di Kota Bandung antara lain terjadi di sungai Cipamokolan, Antapani. Ada mobil yang hanyut terbawa aliran air.





