Sepuluh Bangunan Lapas Mewah di Cibinong Dibongkar

JAKARTA, KBKNEWS.id – Sebanyak 10 bangunan mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibongkar menggunakan alat berat pada Rabu (30/9/2026).

Pembongkaran dilakukan setelah Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan kunjungan ke Lapas Cibinong dan menyepakati penghapusan bangunan tersebut.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas Mashudi mengatakan, seluruh bangunan yang menjadi sasaran pembongkaran ditargetkan selesai diratakan pada hari yang sama.

“Total 10 (unit bangunan). Hari ini beres,” kata Mashudi di sela proses pembongkaran.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengatakan, bangunan tersebut perlu dibongkar karena tidak tercatat sebagai bagian dari aset Kemenimipas dan berada di kawasan bantaran sungai.

“(Bangunan mewah) itu dibongkar pada hari ini supaya clear. Karena tidak bagian dari aset Kementerian Imigrasi dan pembangunannya di bantaran sungai,” kata Sugiat.

Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan mempersilakan proses pembongkaran dilakukan. Sebelum diratakan, kondisi bangunan dan fasilitas yang menjadi objek pemeriksaan telah didokumentasikan dan diinventarisasi agar pemeriksaan tetap dapat dilanjutkan.

Dari pemeriksaan sementara, Kemenimipas menemukan bangunan tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Bangunan ini bukan bersumber dari anggaran APBN. Ini swadaya sendiri. Dan ini tidak terdaftar di bank,” kata Rudi.

Rudi juga menyebut bangunan tersebut tidak memiliki izin mendirikan bangunan karena berada di kawasan aliran sungai.

“Tidak punya izin untuk mendirikan bangunan. Karena kalau kita lihat bersama itu tuh aliran sungai dan ini tuh dilarang, tidak boleh didirikan bangunan,” ujar Rudi.

Kemenimipas masih mendalami siapa yang membangun dan menggunakan sejumlah bangunan tersebut, termasuk dugaan penggunaan fasilitas oleh warga binaan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here